Cara Menangani Ayam Kerdil Pada Ayam Broiler

Ayam Kerdil Pada Ayam Broiler

Ayam Kerdil
sumber gambar : (https://i2.wp.com/mitrapeternakan.com/wp-content/uploads/2015/01/kerdil.jpg?fit=1024%2C768)

Pertumbuhan ayam broiler didalam satu kandang terkadang ukuranya tidak sama atau tidak seragam, ukuranya ada yang besar, ada yang sedang, ada yang kecil/kerdil. Tapi ayam yang terlihat kecil/kerdil tidak semuanya mengalami penyakit kekerdilan atau yang sering disebut sebagai RSS (Runting and Stunting Syndrom).

Tidak meratanya pertumbuhan pada ayam broiler dapat disebabkan beberapa hal antara lain:
  • ·         Tidak sempurnanya penyerapan nutrisi
  • ·         Kuragnya asupan minuman dan pakan
  • ·         Kurangnya pemanas/persiapan awal
  • ·         Kepadatan ayam broiler yang terlalu tinggi
  • ·         Ayam stress atau terkena pnyakit radang usus

Dan apabila ayam anda mengalami kekerdilan, coba anda cek lagi. Apakah hal-hal diatas sudah terpenuhi, jangan sampai pertumbuhan ayam anda tidak seragam/merata karena hal-hal yang seharusnya sudah bisa di atasi sejak awal tapi belum anda lakukan.

Apabila kekerdilan atau ketidak merataan pertumbuhan ayam broiler anda terjadi karena kesalahan pada managemen/pengelolaan kandang, maka solusi yang bisa kita lakukan antara lain  adalah:
  1. Memberi nutrisi yang tepat pada ayam broiler
  2. Memperluas area kandang ayam broiler
  3. Memberikan kipas dan pemanas yang cukup untuk kebutuhan ayam
  4. Memastikan distribusi pakan ayam cukup, jadi feeder dan drinker harus cukup dan mamadai untuk seluruh ayam broiler.

Kalau semua hal tersebut sudah dilakukan tetapi masih saja ada ayam yang kerdil, Artinya kekerdilan ayam broiler yang terjadi tidak selalu karena kesalahan managemen/pengelolaan kandang. Ada hal-hal lain yang menyebabkan kekerdilan, contohnya Karena fakor genetik, Kesalahan pada saat proses pengindukan ayam broiler, Serangan penyakit bakterial dan parasit.


Jika kekerdilan ayam terjadi yang disebabkan karena faktor genetik atau proses pengindukan maka langkah yang bisa kita lakukan adalah memilih DOC yang baik/berkualitas. Caranya kita harus mengamati mana DOC yang tingkat presentase kekerdilanya tinggi, dan mana yang rendah. Kalau sudah tahu kita tidak perlu mengulangi kesalahan yang sama. Tetapi hal ini mungkin tidak bisa dilakukan kalu kita ikut kemitraan, karena sistem kemitraan DOC sudah ditentukan perusahaan inti.

Jika kekerdilan yang terjadi disebabkan oleh faktor penyakit, maka imunitas ayam broiler harus dinaikan, dengan cara memberikan suplement yang tepat untuk ayam broiler. Jika imunita ayam sudah baik, maka penyakit tidak akan mudah masuk dan menyerang ayam broiler yang dapat menyebabkan kekerdilan pada ayam broiler.

Cara lain untuk peternak jika sudah terjadi kekerdilan pada ayam broiler yaitu:

Memisahkan ayam broiler yang mengalami kekerdilan, pemisahan ini bertujuan agar ayam broiler yang kerdil tidak harus bersaing dengan ayam yang yang lebih besar untuk mendapatkan makanan dan minuman, sehingga asupan nutrisi ayam broiler bisa terpenuhi. Pemisahan ini juga bertujuan untuk menghindari penularan penyakit jika ternyata ayam broiler memiliki penyakit kekerdilan yang dapat menular ke ayam lain. Jika pemisahan ayam sudah dilakukan tetapi ayam tidak mengalami perubahan, maka anda bisa memberikanya ke anak kecil untuk peliharaan mereka, yah itung-itung beramal lah. Ingat, ayam yang mengalami kekerdilan membutuhkan perawatan, pengobatan, dan pakan yang lebih banyak. Hal ini pastinya akan mejadi pemborosan tersendiri, ingat hukum ekonomi “mengeluarkan pengeluaran sekecil mungkin, dan mendapatkan keuntungan setinggi mungkin”.

Sekian pada kali ini yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan terima kasih.

NOTE: Jangan lupa share dan follow blog ini, agar para peternak lain dapat merasakan manfaatnya juga. Indahnya berbagi .



Post a Comment

0 Comments