Standar Bobot dan FCR Ayam Broiler
"Salam Broiler, Ayam Sehat Kita Sejahtera."
Ayam broiler adalah sebutan atau istilah yang sering dipakai
untuk menyebutkan hasil budidaya teknologi peternakan ayam dengan menyilangkan
atau merekayasa genetika sejenisnya, pertumbuhan yang cepat dan menghasilkan
daging dengan konfersi pakan yang efisien.
Saat anda ingin melakukan usaha, pastinya anda harus
mempunyai standar keberhasilan, hal ini juga berlaku pada usaha peternakan
budidaya ayam broiler. Saya yakin setiap peternak ayam broiler pasti sangat
menginginkan hasil panen yang baik. Standar kesuksesan atau parameter
keberhasilan sebuah pemeliharaan ayam broiler adalah tingginya produktifitas
ayam broiler kita yaitu bobot ayam broiler tinggi akan tetapi dengan nilai FCR
yang rendah, artinya jumlah pakan yang di makan sesuai dengan jumlah daging
yang dihasilkan, tingkat deplesi atau kematian rendah maksimal 5%, dan kerataan
ayam broiler yang baik.
Baca juga : Rumus FCR Broiler
Maka dari itu untuk mengetahui indikator ayam broiler
kita gemuk dan tidak boros pakan atau tidak, maka kita perlu melihat standar
bobot ayam broiler, feed intake atau konsumsi pakan, dan konversi pakan atau
FCR setiap hari atau setiap minggunya dalam periode budidaya ayam broiler pada
tabel di bawah ini.
Baca juga : Rumus Keberhasilan Ayam Broiler
Panduan sample penimbangan pada ayam broiler :
- Harus dilakukan secara acak, tidak boleh memilih ekor demi ekor atau dipilh yang besar saja
- Jumlah ideal sample dalah 10% dari populasi
- Pengambilan ayam secara diagonal dari 5 titik
- Timbangan harus dalam keadaan akurat, lebih baik memakai timagan digital yang mempunyai kepekaan 1-10 gr dengan kapasitas lebih dari 5kg.
NOTE : Jangan lupa Share dan follow blog ini jika menurut kalian bermanfaat, karena membagikan artikel ini tidak akan mengurangi jumlah uang yang ada di dompet anda, agar peternak lain juga dapat merasakan manfaatnya. INDAHNYA BERBAGI


0 Comments